Kajian KKMT: Hidup Bahagia dengan Lisan yang Terpelihara Dihadiri 553 Jamaah dan Berbagi Tahu Gratis
Bandung – Masjid Daarut Tauhiid Bandung kembali menyelenggarakan kegiatan Kajian KKMT (Kelompok Kerja Majelis Ta’lim) pada Sabtu, 4 Oktober 2025 / 11 Rabi’ul Akhir 1447 H. Kegiatan yang rutin digelar setiap bulan ini menghadirkan dua pembicara inspiratif, yaitu KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dengan tema “Hidup Bahagia dengan Lisan yang Terpelihara” dan H. Feri Risnandar, Ketua Koperasi BMT Daarut Tauhiid, dengan tema “Ekonomi Keluarga Berbasis Koperasi Syariah.”
Acara dimulai sejak pagi hari dan berlangsung hingga menjelang siang, diikuti dengan antusias oleh jamaah dari berbagai wilayah sekitar Masjid Daarut Tauhiid. Berdasarkan laporan panitia, jumlah jamaah yang hadir mencapai 553 orang, dengan rincian sebagai berikut:
- Kelurahan Sarijadi: 108 orang
- Kelurahan Isola: 162 orang
- Kelurahan Gegerkalong: 123 orang
- Kelurahan Sukarasa: 26 orang
- Jamaah umum: 88 orang
- Ikhwan: 33 orang
- Panitia: 13 orang
Kehadiran terbanyak berasal dari Kelurahan Isola dan Gegerkalong, menandakan antusiasme tinggi warga sekitar dalam mengikuti kegiatan keislaman yang rutin digelar di Masjid Daarut Tauhiid.
Dalam tausiyahnya, KH. Abdullah Gymnastiar menekankan pentingnya menjaga lisan sebagai kunci kebahagiaan hidup. Beliau mengingatkan bahwa banyak persoalan dalam kehidupan berawal dari ucapan yang tidak dijaga, sehingga seorang muslim harus senantiasa berhati-hati dalam berbicara agar lisannya menjadi sumber kebaikan, bukan sumber keburukan.
Sementara itu, H. Feri Risnandar mengajak jamaah untuk memperkuat kemandirian ekonomi keluarga melalui sistem koperasi syariah. Menurutnya, koperasi tidak hanya menjadi sarana ekonomi, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, saling tolong-menolong, dan keberkahan dalam usaha.

Selain penyampaian materi kajian, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi berbagi tahu gratis kepada jamaah serta pelaksanaan kencleng program Cinta Masjid, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan kegiatan masjid dan fasilitas jamaah.
Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kuat sepanjang kegiatan. Banyak jamaah yang menyampaikan rasa syukur dapat menghadiri kajian yang tidak hanya memperkaya ilmu agama, tetapi juga memberikan motivasi untuk memperbaiki diri dan berkontribusi bagi umat.
Melalui kegiatan Kajian KKMT ini, diharapkan jamaah semakin sadar akan pentingnya menjaga lisan dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu membangun kemandirian ekonomi keluarga dengan prinsip syariah. Masjid Daarut Tauhiid berharap, kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat ukhuwah, menumbuhkan semangat berbagi, dan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat yang aktif, mandiri, dan berakhlakul karimah.
Jazakumullah khairan katsiro kepada seluruh jamaah, panitia, dan pihak yang telah berpartisipasi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semuanya.



