Share

Rezeki dan Kesempatan Berhaji dari Allah

KBIHU – Menunaikan ibadah haji merupakan salah satu ibadah paling mulia yang diidamkan setiap insan beriman. Haji adalah puncak kerinduan seorang hamba untuk hadir di tempat yang penuh dengan pengabulan doa dan perlindungan Allah Ta’ala. Di Tanah Suci, setiap doa—baik yang terucap maupun yang tersimpan dalam hati—diperdengarkan dan dijawab langsung oleh-Nya.

Namun, tidak semua orang mendapatkan kesempatan berhaji. Karena itu, menjadi tamu Allah di Tanah Suci merupakan kemuliaan besar bagi hamba-hamba yang terpilih.

Jamaah Haji adalah Tamu Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Orang-orang yang berhaji dan berumrah adalah tamu-tamu Allah. Jika mereka berdoa kepada-Nya, Allah akan mengabulkannya; dan jika mereka memohon ampun, Allah akan mengampuninya.”
(HR. Ibnu Majah no. 2892, Ahmad 2/326)

Tamu haji adalah tamu yang paling dimuliakan. Mereka datang mengunjungi Rumah Allah yang dibangun di atas tanah yang disucikan-Nya—tempat lahir para nabi dan orang-orang pilihan. Maka, ketenangan hati, kekhusyukan ibadah, dan kedamaian batin yang dirasakan selama berhaji adalah rezeki terindah yang Allah karuniakan.

Kesempatan Berhaji adalah Rezeki dari Allah

Dalam panggilan Allah Yang Maha Adil dan Maha Mendengar, setiap hamba memiliki kesempatan yang sama. Allah Maha Mampu memampukan siapa pun yang Dia kehendaki. Sebab, rezeki bisa datang dari arah yang tak pernah disangka-sangka.

Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًاۙ
وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۚ
وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهُۗ
إِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ أَمْرِهِۚ
قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya,
dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya).
Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya.
Sungguh, Allah telah menetapkan ketentuan bagi setiap sesuatu.”
(QS. At-Talaq: 2–3)

Haji: Undangan Kasih Sayang Allah

Menunaikan ibadah haji adalah bentuk rezeki yang sangat mulia—sebuah kesempatan istimewa yang datang dari arah yang mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Baik kaya maupun sederhana, sejatinya seluruh harta hanyalah titipan dari Allah.

Undangan untuk berhaji adalah tanda kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, agar manusia mau berjuang lebih sungguh-sungguh dalam mencari ridha-Nya dan memperbaiki hubungan dengan-Nya.

Semoga Allah memampukan kita semua untuk menjadi tamu-Nya di Tanah Suci.

Baarakallahu fiikum.

(Irwina)

X