Khataman Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib Iringi Rangkaian MABIT Masjid Daarut Tauhiid ke-6, Wadah Doa dan Ikhtiar Jamaah
Bandung — Dalam rangkaian MABIT Masjid Daarut Tauhiid ke-6 bertema “Hijrah: Titik Balik Kesuksesan Dunia dan Akhirat”, Masjid Daarut Tauhiid Bandung kembali menyelenggarakan Khataman Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib yang berlangsung selama tiga hari, Kamis–Sabtu, 2–4 Juli 2026 atau bertepatan dengan 17–19 Muharram 1448 H.
Kegiatan yang menjadi salah satu ciri khas rangkaian MABIT ini menghadirkan para huffaz Al-Qur’an dari berbagai unit amal usaha Daarut Tauhiid sebagai pembaca Al-Qur’an secara hafalan (bil ghoib). Selain menjadi ikhtiar menghidupkan syiar Al-Qur’an, kegiatan ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyimak bacaan Al-Qur’an sekaligus menitipkan doa dan bersedekah atas berbagai hajat yang diharapkan.
Selama tiga hari pelaksanaan, lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di Masjid Daarut Tauhiid sejak pagi hingga sore hari. Setiap juz dibacakan secara berkesinambungan oleh para penghafal Al-Qur’an yang berasal dari DKM Daarut Tauhiid, Baitul Qur’an Daarut Tauhiid, STAI Daarut Tauhiid, dan SMA Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS).
Rangkaian pembacaan dimulai pada Kamis, 2 Juli 2026, dengan juz 1–2 oleh Ustadz Lukman (STAI DT), dilanjutkan Ustadz Dadan (BQ DT) untuk juz 3–5, Ustadz Ipan (BQ DT) juz 6, Akhuna Kahlil (STAI DT) juz 7, Ustadz Jiwar (DKM DT) juz 8, Ustadz Triona (BQ DT) juz 9–10, serta Akhuna Aqil (DKM DT) yang menuntaskan juz 11–13.
Pada Jumat, 3 Juli 2026, pembacaan diteruskan oleh Akhuna Aqil (DKM DT) untuk juz 14–15, Ustadz Fathan (DKM DT) juz 16–17, dan Ustadz Rinaldi (BQ DT) juz 18.
Sementara itu, hari terakhir pada Sabtu, 4 Juli 2026, diisi oleh Ustadz Rinaldi (BQ DT) juz 19–20, Ustadz Aliyan (BQ DT) juz 21–22, Ustadz Umair (BQ DT) juz 23–24, Akhuna Naufal (BQ DT) juz 25–26, Ustadz Iwan (SMA DTBS) juz 27–28, dan ditutup oleh Ustadz Ujang (SMA DTBS) yang membacakan juz 29 hingga 30 sekaligus memimpin doa khatmil Qur’an bersama seluruh jamaah.
Tidak sedikit jamaah yang datang secara bergantian untuk menyimak bacaan Al-Qur’an. Sebagian hadir dengan membawa hajat pribadi maupun keluarga, memohon doa agar diberikan kemudahan dalam urusan kehidupan, kesehatan, keberkahan rezeki, serta keselamatan dunia dan akhirat. Melalui program ini, jamaah juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam sedekah sebagai bentuk ikhtiar spiritual yang dipanjatkan bersamaan dengan doa khatmil Qur’an.
Khataman Al-Qur’an Bil Ghoib ini menjadi salah satu upaya Masjid Daarut Tauhiid dalam terus membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Tidak hanya menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan, tetapi juga sebagai sumber keberkahan, ketenangan hati, dan penguat keimanan bagi setiap muslim.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, mencintai para penghafalnya, serta menjadikan tilawah, tadabbur, dan pengamalan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Semoga setiap ayat yang dilantunkan menjadi cahaya, membawa keberkahan bagi para pembaca, jamaah yang menyimak, serta seluruh kaum muslimin yang menitipkan doa dan harapannya kepada Allah SWT.

