4.569 Jamaah Hadiri MABIT Masjid Daarut Tauhiid ke-6, Gaungkan Semangat Hijrah Menuju Kesuksesan Dunia dan Akhirat
Bandung – Ribuan jamaah memadati kawasan Masjid Daarut Tauhiid Bandung dalam pelaksanaan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) ke-6 yang berlangsung pada Sabtu–Ahad, 4–5 Juli 2026 / 19–20 Muharram 1448 H. Mengusung tema “Hijrah: Titik Balik Kesuksesan Dunia dan Akhirat”, kegiatan ini dihadiri oleh 4.569 peserta dari berbagai daerah yang hadir untuk memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
MABIT ke-6 menghadirkan dua ulama yang telah dikenal luas di Indonesia, yakni KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan Buya Yahya. Melalui tausiyah yang disampaikan, keduanya mengajak jamaah untuk memaknai hijrah bukan sekadar perpindahan tempat atau perubahan penampilan, melainkan perubahan hati, akhlak, dan kualitas ibadah menuju kehidupan yang lebih diridhai Allah SWT.
Rangkaian kegiatan diawali selepas shalat Maghrib dengan penampilan nasyid dari The Fikr yang menyambut kedatangan jamaah. Lantunan syair Islami yang penuh makna menghadirkan suasana hangat dan menambah semangat sebelum memasuki sesi kajian utama.
Memasuki acara inti, jamaah mengikuti kajian bersama KH Abdullah Gymnastiar dan Buya Yahya. Dalam penyampaiannya, Aa Gym mengingatkan bahwa hijrah sejati dimulai dari kemampuan seseorang memperbaiki hati, meluruskan niat, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT. Sementara itu, Buya Yahya menegaskan bahwa kesuksesan seorang muslim tidak hanya diukur dari capaian duniawi, tetapi juga dari keberhasilannya menjaga keimanan, akhlak, dan istiqamah hingga akhir hayat.
Suasana khidmat berlanjut hingga sepertiga malam terakhir saat seluruh peserta melaksanakan qiyamullail dan shalat tahajud berjamaah. Setelah itu, jamaah mengikuti muhasabah yang dipandu oleh KH Abdullah Gymnastiar. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, jamaah diajak melakukan introspeksi diri, memohon ampun kepada Allah SWT, serta memperbarui tekad untuk terus berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik.
Setelah melaksanakan shalat Subuh berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan Kajian MQ Pagi yang memberikan bekal praktis tentang bagaimana menjaga semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari. Jamaah diajak untuk menjadikan setiap aktivitas sebagai bagian dari ibadah, membangun karakter yang jujur, amanah, serta senantiasa menghadirkan Allah dalam setiap keputusan dan langkah kehidupan.
Sebagai penutup, seluruh peserta menikmati sarapan pagi bersama dalam suasana penuh keakraban. Momen sederhana ini menjadi sarana mempererat tali silaturahmi di antara sesama jamaah sekaligus memperkuat nilai kebersamaan yang menjadi salah satu ciri khas kegiatan MABIT di Masjid Daarut Tauhiid.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 4.569 orang, MABIT ke-6 kembali menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program pembinaan ruhiyah yang diselenggarakan oleh Masjid Daarut Tauhiid. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah bagi umat Islam untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, dan membangun semangat hijrah secara berkelanjutan.
Melalui MABIT ke-6 bertema “Hijrah: Titik Balik Kesuksesan Dunia dan Akhirat”, diharapkan setiap peserta mampu menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai awal perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa, berakhlak mulia, dan istiqamah dalam kebaikan. Hijrah yang sesungguhnya diharapkan tidak berhenti pada semangat sesaat, melainkan menjadi proses berkelanjutan dalam memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, memperindah akhlak kepada sesama, serta menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat.
Masjid Daarut Tauhiid berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pembinaan yang inspiratif dan berkelanjutan, sehingga masjid senantiasa menjadi pusat peradaban, pendidikan, dan pembentukan karakter muslim yang siap menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

