Share

Baitul Quran Daarut Tauhiid kembali menghadirkan pembinaan bagi para santri melalui Kajian Tarbiyah Jinsiyah dengan tema “Mengenal, Menjaga & Melindungi Diri”, Sabtu, 19 September 2026. Kajian ini menjadi momen belajar bagi santri untuk memahami diri, batasan dalam pergaulan, serta cara menjaga kehormatan sesuai dengan tuntunan Islam.

Mengangkat topik mengenai pendidikan seksual Islami, kajian ini menekankan bahwa mengenal diri merupakan langkah awal untuk mampu menjaga diri. Pemahaman yang benar dibutuhkan agar santri dapat menyikapi berbagai hal dalam kehidupan dengan ilmu, termasuk memahami perubahan diri, batasan dalam interaksi, serta pentingnya menjaga diri dari hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Kajian diisi oleh Bpk. Asep Solahudin, S.Kep., Ners., M.Kep. dan Ibu Arina Elhaqqa, S.Kep., Ners. Keduanya memberikan pembekalan kepada santri dengan pendekatan yang edukatif dan sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga pembahasan tentang diri dan pergaulan dapat dipahami sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kehormatan dan ketaatan kepada Allah ﷻ.

Salah seorang peserta menyampaikan bahwa kajian ini memberikan pemahaman baru tentang pentingnya mengenal dan menjaga diri dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan juga membantu santri memahami batasan dalam pergaulan serta bagaimana Islam memberikan tuntunan dalam menjaga kehormatan diri. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan mengambil keputusan.

Kegiatan dilaksanakan secara terpisah antara santri ikhwan dan akhwat. Santri ikhwan mengikuti kajian di Aula Asrama Daarul Musthafa Eco 1, sementara santri akhwat mengikuti kajian di Aula Asrama Darunnajah. Kajian berlangsung mulai pukul 09.30 WIB dengan suasana belajar yang diharapkan dapat membuka ruang pemahaman dan kesadaran santri dalam menjaga diri.

Melalui Kajian Tarbiyah Jinsiyah, Baitul Quran DT terus berikhtiar membekali santri bukan hanya dengan hafalan Al Quran, tetapi juga pemahaman dan karakter yang menjadi bekal dalam kehidupan. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi wasilah bagi para santri untuk semakin mengenal diri, memahami batasan dalam Islam, serta mampu menjaga dan melindungi diri dengan ilmu dan nilai-nilai Qurani. Aamiin.

X