Al Quran adalah Hak Setiap Hati yang Ingin Mendekat kepada-Nya
Setiap hati memiliki kerinduan untuk dekat dengan Allah ﷻ. Ada yang menumbuhkan kedekatan itu melalui lantunan ayat-ayat suci, ada pula yang menjaganya dengan terus belajar dan memperbaiki bacaan Al Quran.
Dalam perjalanan tersebut, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengenal kalam-Nya. Sebab, mencintai Al Quran bukan tentang siapa yang paling mudah mempelajarinya, melainkan tentang kesungguhan hati untuk terus mendekat kepada-Nya.
Bagi sahabat tuna netra, belajar Al Quran memiliki proses dan tantangannya tersendiri. Kehadiran Al Quran braille menjadi salah satu jalan untuk mengenal dan membaca ayat-ayat suci. Namun, sebagaimana pembelajar lainnya, proses belajar tidak berhenti pada kemampuan membaca. Ada keinginan untuk melafalkan setiap ayat dengan benar, memahami kaidah bacaannya, serta terus memperbaiki kualitas tilawah. Semua itu membutuhkan kesempatan belajar yang sesuai, pendampingan, dan semangat yang terus dijaga.
Pada akhirnya, keterbatasan penglihatan tidak membatasi luasnya kecintaan seseorang terhadap Al Quran. Setiap huruf yang dipelajari, setiap bacaan yang diulang, dan setiap kesalahan yang diperbaiki merupakan bagian dari ikhtiar yang berharga. Perjalanan ini mungkin membutuhkan waktu dan kesabaran, tetapi setiap langkahnya dapat menjadi pengingat bahwa mendekat kepada Allah ﷻ selalu terbuka bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh.
Karena itu, menghadirkan ruang belajar Al Quran yang ramah bagi sahabat difabel merupakan bagian dari kepedulian yang patut terus ditumbuhkan. Bukan sekadar menyediakan fasilitas, melainkan juga memberikan kesempatan agar mereka dapat belajar dengan nyaman, berkembang sesuai kemampuannya, dan merasakan bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam mencintai Al Quran. Dukungan sederhana dari lingkungan sekitar pun dapat berarti besar, mulai dari memberikan semangat hingga menyebarkan informasi tentang kesempatan belajar yang tersedia.
Salah satu ikhtiar tersebut hadir melalui program Difabel Cinta Quran, program tahsin Al Quran khusus bagi sahabat tuna netra yang diselenggarakan Baitul Quran Daarut Tauhiid. Program tidak mukim ini terbuka bagi sahabat yang sudah bisa membaca Al Quran braille maupun yang masih membutuhkan bimbingan dari dasar, dengan pendampingan asatidz dan modul khusus yang ramah tuna netra. Informasi dan pendaftaran dapat diperoleh melalui WhatsApp 0878-2502-2225.
Semoga semakin banyak hati yang mendapatkan kesempatan untuk tumbuh bersama Al Quran, karena setiap insan berhak dekat dengan kalam Allah ﷻ. Aamiin


