Kajian & Mabit Qurani Oktober 2026: Spirit Al Quran, Dari Hafalan Menuju Pengamalan
Baitul Quran Daarut Tauhiid Bandung kembali menghadirkan Kajian & Mabit Qurani pada Sabtu–Ahad, 17–18 Oktober 2026, di Masjid Daarut Tauhiid Bandung. Mengangkat tema “Spirit Al Quran: Dari Hafalan Menuju Pengamalan”, kegiatan ini menjadi ikhtiar untuk menguatkan kedekatan dengan Al Quran, tidak hanya melalui hafalan, tetapi juga dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Menghafal Al Quran merupakan perjalanan yang membutuhkan kesungguhan dan istiqamah. Namun, menjaga hafalan agar tidak berhenti di lisan, melainkan tercermin dalam cara berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan, menjadi bagian penting dari perjalanan seorang penghafal Al Quran. Sebab, keberkahan interaksi dengan Al Quran diharapkan hadir ketika ayat-ayat yang dibaca dan dihafalkan turut membentuk akhlak serta perilaku.


Kajian kali ini menghadirkan Ustadz Agus Subagio, S.Pd.I., Al Hafidz, Founder Yayasan Sahabat Al Quran (SAHAL), dengan pembahasan yang berfokus pada tadabbur QS. Shad ayat 29. Ayat tersebut mengingatkan bahwa Al Quran diturunkan agar manusia merenungkan ayat-ayatnya dan mengambil pelajaran. Melalui tadabbur ini, peserta diajak untuk semakin memahami pesan Al Quran dan menjadikannya pedoman dalam menjalani kehidupan.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai pukul 19.30 WIB hingga selesai, dilanjutkan dengan mabit atau bermalam bersama Al Quran. Kegiatan ini terbuka gratis untuk umum dan diikuti oleh seluruh santri Baitul Quran DT. Selain menjadi ruang menimba ilmu, Kajian & Mabit Qurani juga menjadi kesempatan untuk memperkuat ukhuwah, memperdalam pemahaman, serta membangun semangat berinteraksi dengan Al Quran secara lebih utuh. Melalui kegiatan ini, Baitul Quran DT berharap tumbuh semangat untuk terus menjaga hafalan sekaligus menghadirkan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan nyata. Sebab, perjalanan bersama Al Quran tidak berhenti ketika satu ayat berhasil dihafalkan, tetapi berlanjut dalam ikhtiar memahami, mengamalkan, dan menjaganya sepanjang hayat. Semoga Al Quran senantiasa menjadi petunjuk yang menerangi langkah serta membentuk pribadi yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat. Aamiin.

