Share

Belajar Ibadah Haji Sejak Dini, TK Khas DT Gelar Manasik Bersama KBIHU Daarut Tauhiid

Bandung — Rabu, 20 Mei 2026 menjadi hari penuh makna bagi keluarga besar TK Khas DT. Sebanyak 107 siswa bersama 20 civitas TK Khas DT mengikuti kegiatan manasik haji yang dilaksanakan bekerja sama dengan KBIHU Daarut Tauhiid. Kegiatan berlangsung pukul 08.30–10.20 WIB di kawasan Dome Central VII hingga Dome Central V, Komplek Pesantren Daarut Tauhiid.

Manasik haji ini diikuti oleh seluruh siswa mulai dari playgroup, TK A, hingga TK B. Dengan mengenakan pakaian muslim bernuansa ihram, anak-anak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan.

Di bawah bimbingan H. Lukman selaku Kepala Unit KBIHU Daarut Tauhiid, para siswa diperkenalkan pada tahapan ibadah haji dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Rangkaian kegiatan meliputi niat ihram, thawaf, sa’i, hingga lempar jumrah.

Rangkaian manasik yang diperkenalkan kepada siswa

  1. Niat ihram
  2. Thawaf
  3. Sa’i
  4. Lempar jumrah

Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan tata cara ibadah, tetapi juga mengajarkan adab, kedisiplinan, kesabaran, serta pentingnya menaati arahan. Suasana lingkungan Daarut Tauhiid yang sarat nuansa dakwah dan pendidikan turut menambah kekhusyukan pembelajaran.

Melalui pengalaman praktik langsung, anak-anak belajar bahwa ibadah bukan sekadar rangkaian gerakan, melainkan juga latihan hati agar semakin dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sejak dini mereka dibiasakan mencintai masjid, mencintai ilmu, dan mencintai syariat Islam.

Kerja sama antara TK Khas DT dan KBIHU Daarut Tauhiid menjadi bentuk sinergi pendidikan yang menghadirkan pembelajaran islami secara aplikatif. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi bekal awal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, mandiri, serta memiliki kerinduan untuk suatu hari dapat menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya.

Budaya BR3T turut diterapkan

Dalam kegiatan ini, anak-anak juga dibiasakan menerapkan budaya Daarut Tauhiid, yaitu BR3T: Bersih, Rapih, Tertib, Teratur, dan Terpelihara.

“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah.”

Pesan Rasulullah tersebut mengingatkan bahwa tugas orang tua dan para pendidik adalah menjaga serta mengarahkan fitrah anak menuju kebaikan. Melalui kegiatan manasik haji ini, diharapkan tertanam semangat beribadah, kecintaan kepada Allah, serta kebiasaan untuk senantiasa mendekatkan diri kepada-Nya.

“Labbaikallahumma Labbaik…”

Lantunan talbiyah dari anak-anak menjadi doa dan harapan, semoga kelak Allah memanggil mereka menjadi tamu-Nya di Tanah Suci.

X