DTEO Gelar Back to Basic: Fiqih Shalat, Diikuti 200 Jamaah di Masjid Daarut Tauhiid Jakarta
Jakarta — Daarut Tauhiid Event Organizer (DTEO) menyelenggarakan program Back to Basic: Fiqih Shalat di Masjid Daarut Tauhiid Jakarta pada Ahad, 2 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB tersebut diikuti sekitar 200 jamaah dengan pembahasan seputar fiqih shalat empat mazhab, esensi shalat sebagai ibadah, serta penyempurnaan bacaan dan gerakan shalat sesuai tuntunan syariat.
Program ini dihadirkan sebagai ruang pembelajaran bagi jamaah untuk kembali memahami dasar-dasar ibadah shalat secara lebih menyeluruh. Selain memperdalam pengetahuan fiqih, peserta diajak melihat kembali praktik shalat yang selama ini dilakukan agar semakin sesuai dengan tuntunan yang dipelajari.
Membahas Fiqih Shalat Empat Mazhab
Salah satu materi utama dalam kegiatan Back to Basic: Fiqih Shalat adalah pembahasan mengenai fiqih shalat berdasarkan empat mazhab.
Peserta diperkenalkan dengan sejumlah pembahasan dalam fiqih shalat sekaligus memahami adanya perbedaan pendapat di antara para ulama dalam beberapa persoalan. Pembelajaran tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan jamaah mengenai khazanah keilmuan Islam.
Dengan pemahaman tersebut, jamaah diharapkan dapat mengetahui landasan dalam menjalankan ibadah sekaligus memiliki sikap yang bijak dalam menyikapi perbedaan pendapat dalam persoalan fiqih.
Memahami Kembali Esensi Shalat
Selain aspek fiqih, kegiatan juga membahas esensi shalat sebagai ibadah.
Pembahasan tidak berhenti pada pemahaman mengenai ketentuan dan tata cara, tetapi juga mengajak peserta untuk kembali memperhatikan kualitas ibadah yang dilakukan sehari-hari.
Peserta juga mendapatkan pembelajaran terkait bacaan dan gerakan shalat, sehingga dapat mengetahui bagian-bagian yang perlu diperhatikan dalam upaya menyempurnakan pelaksanaan shalat sesuai tuntunan syariat.

Diikuti Sekitar 200 Jamaah
Antusiasme jamaah terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Sekitar 200 jamaah hadir dalam program yang berlangsung dari pagi hingga sore tersebut.
Tingginya partisipasi menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap ruang belajar Islam yang membahas persoalan ibadah secara lebih mendalam sekaligus aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi DTEO, kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam menghadirkan program pembelajaran yang dekat dengan kebutuhan jamaah.
Menjadi Awal Kelas Fiqih Berkelanjutan
Back to Basic: Fiqih Shalat menjadi awal dari rangkaian kelas fiqih yang akan terus dikembangkan oleh DTEO. Program selanjutnya akan disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan jamaah dan berbagai persoalan fiqih yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, DTEO berupaya menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman agama secara bertahap.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa memperbaiki kualitas ibadah dapat dimulai dengan kembali mempelajari hal-hal mendasar. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan dan ibadah sehari-hari.

