Final DAIM TALK Hadirkan Pesan Perbaikan Hati untuk Membangun Peradaban
Bandung — Semangat memperbaiki diri di bulan yang penuh keberkahan kembali dihadirkan melalui agenda Final DAIM TALK yang digelar di Masjid Daarut Tauhiid pada Sabtu, 25 April 2026.
Mengusung tema “Membenahi Hati, Menata Peradaban”, kajian ini terbuka untuk umum dan dihadiri oleh sekitar 140 peserta secara langsung di masjid, dengan antusiasme yang hangat dan penuh kekhusyukan.
Menghadirkan pemateri teh Farah Qoonita (Penulis & Influenser) dan Ustadz Fitrian Kadir, Lc. M.Si., kajian ini mengajak peserta menyadari bahwa perbaikan besar dalam kehidupan—termasuk dalam keluarga dan masyarakat—selalu berawal dari hati. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), membangun keluarga yang kokoh dengan nilai iman, serta menjadikan Al Quran sebagai pusat arah hidup.
Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar dakwah santri STQ Mahasiswa Baitul Quran Daarut Tauhiid dalam menghadirkan ruang pembinaan yang relevan dan menyentuh. Tidak hanya fokus pada hafalan, para santri juga aktif mensyiarkan nilai-nilai Al Quran melalui program kajian yang membangun kesadaran umat akan pentingnya perbaikan diri dan keluarga sebagai fondasi peradaban.
Melalui agenda seperti ini, diharapkan lahir generasi muslim/muslimah yang tidak hanya dekat dengan Al Quran, tetapi juga mampu menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat.
Salah satu peserta menyampaikan,
“Kajian ini benar-benar mengena. Jadi diingatkan bahwa memperbaiki dunia tidak harus mulai dari hal besar, tapi dari hati sendiri dan keluarga.”
Peserta lainnya menambahkan,
“Materinya dalam tapi mudah dipahami, bikin hati lebih tenang dan semangat untuk berubah.”
Melalui Final DAIM TALK ini, Baitul Quran Daarut Tauhiid terus mengajak masyarakat untuk kembali kepada Al Quran, sekaligus membuka peluang bagi para generasi muda Islam untuk bergabung dalam program STQ Mahasiswa dan merasakan langsung pembinaan yang terarah, hangat, dan penuh makna. [ATS]

