Kajian Pokja MT Sukasari Bersama Aa Gym Diikuti 489 Jamaah, Menguatkan Ikhtiar Menggapai Pertolongan Allah
Bandung – Masjid Daarut Tauhiid Bandung kembali menyelenggarakan Kajian Kelompok Kerja Majelis Ta’lim (Pokja MT) Sukasari pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertepatan dengan 28 Rabiul Akhir 1448 H. Mengusung tema “Menggapai Pertolongan Allah”, kajian ini menghadirkan K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dan diikuti oleh 489 jamaah dari berbagai wilayah.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus pembinaan keislaman bagi jamaah majelis ta’lim. Melalui kajian tersebut, jamaah diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memahami berbagai ikhtiar yang dapat dilakukan untuk memperoleh pertolongan-Nya.
Dalam kehidupan sehari-hari, setiap manusia tentu menghadapi beragam persoalan dan ujian. Karena itu, memperkuat keimanan, memperbaiki diri, serta senantiasa bertawakal kepada Allah SWT menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan. Pertolongan Allah diharapkan hadir melalui berbagai jalan bagi hamba-Nya yang terus berusaha memperbaiki kualitas iman dan amal.
Antusiasme jamaah terlihat dari kehadiran peserta yang berasal dari sejumlah kelurahan di wilayah Sukasari dan masyarakat umum. Berdasarkan data kehadiran, peserta terdiri atas 74 jamaah dari Kelurahan Sarijadi, 28 jamaah dari Kelurahan Sukarasa, 110 jamaah dari Kelurahan Isola, dan 129 jamaah dari Kelurahan Gegerkalong. Selain itu, hadir pula 127 jamaah umum, 6 peserta ikhwan, serta 15 orang panitia. Dengan demikian, total kehadiran mencapai 489 orang.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat peran majelis ta’lim sebagai ruang pembelajaran agama, pembinaan akhlak, dan penguatan ukhuwah Islamiyah. Melalui pertemuan rutin dan kajian bersama, jamaah diharapkan semakin bersemangat dalam menuntut ilmu serta mengamalkan nilai-nilai Islam di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Pelaksanaan Kajian Pokja MT Sukasari ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara jamaah dan Masjid Daarut Tauhiid dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Semoga kajian ini membawa manfaat bagi seluruh jamaah, menambah pemahaman agama, serta menguatkan keyakinan bahwa pertolongan Allah SWT senantiasa menjadi harapan bagi setiap hamba yang terus berikhtiar, berdoa, dan memperbaiki diri.

