Kajian Tauhiid : “Hidup Tangguh Dan Penuh Manfaat, Berkah Tauhiid Yang Mantap”

Share

Jakarta – Masjid Daarut Tauhiid Jakarta kembali menyelenggakan Kajian Tauhiid bersama K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Kajian yang mengangkat tema “Hidup Tangguh dengan Tauhiid” ini diselenggarakan pada hari Senin, 20 November 2023.

Dalil pembuka yang Aa Gym sampaikan siang itu yakni tentang ketetapan Allah. Tidak ada satu pun musibah yang menimpa di bumi kecuali sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Agar engkau tidak terlalu bersedih dengan yang luput darimu dan tidak terlalu bergembira dengan nikmat yang diberi.  

“Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah”. (QS. Al Hadid: 22)

Peristiwa yang terjadi di Palestina saat ini membuka mata dunia akan kekuatan tauhiid Muslim di Palestina. Bagaimana mereka begitu tawakal akan pertolongan Allah dan ridho atas takdir yang Allah tetapkan menunjukkan kekuatan keimanan yang sebenarnya.

Aa Gym menyampaikan hikmah kejadian di Palestina diantaranya, Allah membuka penjajahan yang selama ini dunia menutup mata darinya. Allah juga menunjukkan kebiadapan zionis yang sebenarnya. Allah sampaikan pada dunia akan kehebatan tauhiid rakyat Palestina yang membuat banyak orang belajar Islam bahkan tidak sedikit yang bersyahadat karena mengetahui kebenaran. Peristiwa Palestina membuat manusia menjadi lebih peka dan peduli pada sesama, kita menjadi terlibat lebih aktif terhadap pembebasan Masjidil Aqsa sehingga menjadikan umat Muslim dipersatukan.

Ciri orang yang kurang kuat tauhiidnya menurut Aa Gym yakni cemas dengan yang belum terjadi dan kecewa dengan yang sudah terjadi, sehingga membuatnya lelah hati dan pikiran dalam menjalani hidup.

Kunci ketangguhan dalam menjalani hidup yaitu kalimat Toyyibah dan meyakininya dalam hati. Kalimat tauhiid Lailahaillallah berarti menisbatkan tiada Illah selain Allah, tiada Tuhan semesta alam yang berhak disembah selain Allah. Kita harus belajar meniadakan Illah selain Allah. Meniadakan kekaguman dan kebergantungan kepada selain Allah.

Ada orang yang meng-Illahkan harta atau jabatan, semua itu hanya dipergilirkan oleh Allah, tidak perlu membuat kita kagum. Awal kekaguman itulah yang menjadikan kita menuhankan dunia.

Latihan Tauhiid yang pertama adalah tidak perlu mengagumi dan mengagungkan dunia. Sudah seharusnya kita menempatkan dunia sebagaimana Allah menciptakankannya yakni sebagai pelayan manusia.

Cara lain menguatkan tauhiid ialah dengan mengingat Allah saat melihat ciptaan-Nya dan memuji Allah atas kekaguman akan ciptaan-Nya. Segala sesuatu adalah ciptaan Allah, maka tidak ada kesempatan untuk lupa kepada-Nya. (Iyiz)

X
× Tanya Admin