Santri Baitul Quran DT Asah Kreativitas Lewat MQTV Challenge
Bandung, pesantrendt.id — Santri Baitul Quran Daarut Tauhiid (BQ DT) terus menunjukkan semangat adaptif dan kreatif dalam menyikapi perkembangan media dakwah digital. Salah satunya melalui partisipasi dalam Lomba Video Konten Edukasi MQTV Challenge dengan tema “Anak Muslim Indonesia”, yang diikuti oleh para santri dengan penuh antusias dan kesungguhan.
Kegiatan ini dikoordinir oleh Ananda Adila Balqis Rahmani dan Nasywa, santri Program STQ Takhassus Baitul Quran DT, serta dilaksanakan di sela waktu istirahat dan hari libur. Proses produksi konten dilakukan secara mandiri namun tetap terarah, dengan bimbingan Tim Syiar Dakwah Baitul Quran DT serta dukungan penuh dari para ustadz dan ustadzah.
Media Kreatif sebagai Sarana Dakwah Santri
Melalui MQTV Challenge, para santri tidak hanya dituntut untuk memahami pesan dakwah, tetapi juga mampu mengemasnya dalam bentuk konten video edukatif yang menarik, komunikatif, dan sesuai dengan karakter anak Muslim Indonesia. Proses ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi santri untuk mengasah kreativitas, kerja sama tim, manajemen waktu, serta pemanfaatan teknologi digital secara positif dan bertanggung jawab.
Keterlibatan santri dalam ajang ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan Al-Qur’an di Baitul Quran DT tidak hanya berfokus pada hafalan dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga pada penguatan keterampilan pendukung yang relevan dengan kebutuhan dakwah di era modern.
Selaras dengan Visi dan Misi Baitul Quran DT
Partisipasi dalam MQTV Challenge sejalan dengan visi Baitul Quran DT dalam menyelenggarakan pendidikan Al-Qur’an yang profesional, terarah, dan berkelanjutan. Melalui berbagai program pembinaan, BQ DT berupaya melahirkan generasi Qurani yang bertauhid lurus, berakhlakul karimah, serta memiliki jiwa khidmat dalam berkhidmah kepada umat.
Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan misi Yayasan Pesantren Daarut Tauhiid yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi. Santri difasilitasi untuk mengembangkan minat dan bakatnya di bidang media dan komunikasi, tanpa keluar dari koridor syariat dan nilai-nilai pesantren.
Proses Belajar yang Bernilai Ibadah
Hasil lomba MQTV Challenge diumumkan pada 3 Januari 2026. Meskipun belum meraih juara, para santri memaknai keikutsertaan ini sebagai proses belajar yang sangat berharga. Dengan niat meluruskan tujuan semata-mata karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan memberikan usaha terbaik, pengalaman ini diharapkan menjadi amal sholeh serta bekal penting untuk melahirkan karya-karya dakwah yang lebih baik di masa mendatang.
Semangat berkarya para santri Baitul Quran DT ini menjadi inspirasi bahwa dakwah dapat dilakukan melalui berbagai media, selama tetap berlandaskan nilai Al-Qur’an, adab, dan keikhlasan. [ATS]

