Share

GAMMADA Reborn: Semangat Baru Mahasiswa Daarut Tauhiid dalam Menebar Dakwah dan Kebermanfaatan

Bandung – Semangat kebangkitan mahasiswa muslim kembali terasa dalam momentum Pelantikan Keluarga Mahasiswa Masjid Daarut Tauhiid (GAMMADA) yang diselenggarakan pada Jum’at, 08 Mei 2026 di lingkungan Masjid Daarut Tauhiid Bandung. Mengusung semangat “GAMMADA Reborn”, pelantikan ini menjadi titik awal kebangkitan kembali gerakan mahasiswa lintas kampus yang berlandaskan nilai dzikir, fikir, dan ikhtiar khas Daarut Tauhiid.

GAMMADA merupakan transformasi dari GAMADA (Keluarga Mahasiswa Daarut Tauhiid) yang telah dirintis sejak tahun 1996 sebagai wadah pembinaan, silaturahmi, dan dakwah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Seiring perkembangan dan penguatan arah gerakan organisasi, kini GAMADA resmi bertransformasi menjadi GAMMADA (Keluarga Mahasiswa Masjid Daarut Tauhiid) karena berada di bawah naungan DKM Daarut Tauhiid.

Perubahan nama ini tidak hanya menjadi identitas baru, tetapi juga menandai semangat baru dalam membangun pergerakan mahasiswa yang lebih dekat dengan masjid sebagai pusat pembinaan umat, dakwah, dan pemberdayaan generasi muda muslim.

Pada pelantikan periode 2026 ini, sebanyak 32 pengurus resmi dilantik yang berasal dari berbagai kampus di Bandung dan sekitarnya, di antaranya STAI Daarut Tauhiid, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Institut Teknologi Nasional (ITENAS), International Open University (IOU), Asy-Syukriyyah, dan Universitas Sangga Buana (USB).

Susunan kepengurusan terdiri dari:

  • Ketua Umum: STAI DT
  • Sekretaris Umum: UPI (2 orang)
  • Bendahara Umum: STAI DT (1 orang)
  • Bidang Syiar: UPI (3), STAI DT (1), Asy-Syukriyyah (1)
  • Bidang Humas: STAI DT (3), UPI (1), ITENAS (1), UIN Bandung (1)
  • Bidang Pendidikan: IOU (1), UPI (2)
  • Bidang Media: STAI DT (4), UPI (1)
  • Bidang Kewirausahaan: UPI (1), IOU (1), STAI DT (3)
  • Bidang Muslimah: UPI (3), STAI DT (2), USB (1)

Acara diawali dengan sambutan pembina oleh Dr. Yunus Zainuddin, M.Pd dan Alek Kuswandi, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, para pembina menyampaikan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menjaga nilai keislaman, membangun solidaritas, dan menghadirkan manfaat di tengah masyarakat.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat melalui pembacaan Surat Keputusan Kepengurusan, dilanjutkan dengan ikrar jabatan dan pembacaan Tekad Kehormatan Daarut Tauhiid oleh seluruh pengurus yang dilantik. Momen ini menjadi simbol kesiapan pengurus baru dalam mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Pelantikan GAMADA 2026

Sebagai tanda dimulainya kepengurusan baru, dilakukan pula penyematan simbolis kepada perwakilan pengurus GAMMADA.

Dalam pidato perdananya, Ketua Umum GAMMADA 2026, Farhan Fahrudin, menyampaikan bahwa GAMMADA ingin kembali menjadi rumah bagi mahasiswa muslim lintas kampus untuk bertumbuh bersama, belajar, berkarya, dan menebarkan kebermanfaatan. Ia menegaskan bahwa semangat reborn bukan sekadar kebangkitan organisasi, tetapi juga kebangkitan semangat mahasiswa untuk menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pembinaan generasi muda.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi kebersamaan antar pengurus, pembina, serta tamu undangan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menjadi penutup yang memperkuat harapan akan perjalanan baru GAMMADA ke depan.

Dengan semangat GAMMADA Reborn, diharapkan organisasi ini mampu menjadi wadah pembinaan mahasiswa yang aktif, progresif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai tauhiid. Kehadiran mahasiswa dari berbagai kampus juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dakwah, memperluas kebermanfaatan, serta melahirkan generasi muda yang unggul secara intelektual, kokoh secara spiritual, dan peduli terhadap umat serta masyarakat.

X