Share

Amalan di Awal Muharam yang Sering Terlewatkan

Bulan Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Kehadirannya tidak hanya menandai pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi momentum bagi setiap muslim untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, dan memperbanyak amal saleh.

Sayangnya, ada beberapa amalan penting yang sering terlewatkan ketika memasuki bulan Muharam. Padahal, amalan-amalan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menjalani tahun yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT.

1. Muhasabah Diri

Awal tahun Hijriah merupakan waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri. Sudahkah waktu yang Allah berikan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya? Sudahkah ibadah, akhlak, dan hubungan dengan sesama mengalami peningkatan?

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”
(QS. Al-Hasyr: 18)

Melalui muhasabah, seseorang dapat mengetahui kekurangan yang perlu diperbaiki sekaligus mensyukuri berbagai nikmat dan pencapaian yang telah Allah anugerahkan.

2. Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Karena itu, Muharam menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak istighfar, memohon ampunan kepada Allah SWT, serta memperbaiki hubungan dengan-Nya.

Taubat yang sungguh-sungguh akan membuka pintu rahmat dan keberkahan, sekaligus menjadi awal yang baik untuk menjalani tahun yang baru dengan hati yang lebih bersih.

3. Memperbanyak Puasa Sunnah

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharam adalah berpuasa sunnah. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharam.”
(HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan puasa di bulan Muharam, terutama puasa Tasu’a (9 Muharam) dan Asyura (10 Muharam) yang memiliki banyak keutamaan.

4. Mendekatkan Diri dengan Al-Qur’an

Muharam dapat dijadikan titik awal untuk membangun kedekatan yang lebih kuat dengan Al-Qur’an. Membaca, menghafal, memahami, dan mentadabburi ayat-ayat Allah merupakan investasi amal yang akan memberikan manfaat sepanjang kehidupan.

Dengan Al-Qur’an, hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan langkah hidup lebih terarah.

5. Menuntut Ilmu dan Mengamalkannya

Amalan yang juga sering terlupakan adalah menambah ilmu agama. Padahal, ilmu merupakan pondasi utama agar setiap ibadah dan amal yang dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat.

Karena itu, setiap muslim hendaknya terus belajar dan memperdalam pemahaman agama. Salah satu ikhtiar yang dapat ditempuh adalah melalui pendidikan pesantren yang tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu, tetapi juga pembinaan akhlak, karakter, dan pembiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.


Menyiapkan Generasi Qurani di Bulan Muharam

Momentum Muharam dapat menjadi langkah awal untuk mempersiapkan generasi yang tumbuh bersama ilmu, Al-Qur’an, dan nilai-nilai Islam.

Pendidikan Diniyah Formal Daarut Tauhiid (PDF DT) saat ini membuka Penerimaan Santri Baru bagi putra-putra terbaik yang ingin menempuh pendidikan berbasis pesantren dengan pembinaan ilmu agama, karakter, dan kepemimpinan.

Informasi Pendaftaran:
📱 WhatsApp CS PDF DT: 0822-9896-9329

Semoga Muharam tahun ini menjadi awal yang lebih baik bagi kita semua, dipenuhi amal saleh, ilmu yang bermanfaat, serta keberkahan dari Allah SWT.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

X