Share

Kajian POKJA MT Masjid Daarut Tauhiid, Aa Gym: Hijrah Sejati adalah Meninggalkan Maksiat Menuju Taat

Bandung – Masjid Daarut Tauhiid Bandung kembali menggelar Kajian POKJA MT (Kelompok Kerja Majelis Ta’lim) pada Sabtu, 11 Juli 2026 bertepatan dengan 26 Muharram 1448 H. Kajian yang terbuka untuk umum ini menghadirkan KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) dengan tema “Hijrah yang Sesungguhnya: Meninggalkan Maksiat Menuju Taat.”

Sejak pagi hari, jamaah dari berbagai wilayah telah memadati area Masjid Daarut Tauhiid untuk mengikuti kajian rutin yang menjadi salah satu program pembinaan bagi Kelompok Kerja Majelis Ta’lim (POKJA MT). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB dengan suasana yang khusyuk dan penuh semangat menuntut ilmu.

Dalam tausiyahnya, Aa Gym mengajak seluruh jamaah untuk memahami makna hijrah secara benar. Menurut beliau, hijrah bukan sekadar berpindah tempat, mengubah penampilan, atau mengikuti tren keagamaan, melainkan perubahan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari dengan meninggalkan segala bentuk kemaksiatan dan berusaha istiqamah dalam ketaatan kepada Allah SWT.

Aa Gym menjelaskan bahwa setiap muslim memiliki kesempatan yang sama untuk berhijrah. Proses hijrah dimulai dari kesadaran untuk memperbaiki diri, menjaga hati, memperbaiki lisan, menunaikan kewajiban, serta menjauhi segala hal yang dapat mengurangi kualitas iman. Hijrah yang sejati adalah perubahan yang terus diupayakan hingga akhir hayat.

Beliau juga mengingatkan bahwa perjalanan hijrah tidak selalu mudah. Akan ada berbagai ujian, godaan, dan tantangan yang mengiringi. Karena itu, seorang muslim memerlukan lingkungan yang baik, majelis ilmu, serta kebiasaan beribadah agar mampu menjaga istiqamah dalam ketaatan.

Kajian POKJA MT menjadi salah satu wadah yang dihadirkan Masjid Daarut Tauhiid untuk memperkuat ukhuwah sekaligus meningkatkan pemahaman keislaman masyarakat melalui kajian yang aplikatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Antusiasme jamaah yang hadir menunjukkan besarnya semangat masyarakat dalam memperdalam ilmu agama sebagai bekal menjalani kehidupan.

Melalui tema yang diangkat, jamaah diajak melakukan evaluasi diri bahwa hijrah bukan hanya menjadi momentum sesaat, tetapi sebuah perjalanan panjang untuk terus memperbaiki akhlak, memperbanyak amal saleh, serta meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang tidak diridhai Allah SWT.

Di akhir kajian, jamaah berharap agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, tetapi mampu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Masjid Daarut Tauhiid juga berharap Kajian POKJA MT dapat terus menjadi sarana pembinaan umat yang melahirkan pribadi-pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam ketaatan, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat majelis ilmu sebagai jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

X