Share

Belajar dari Industri dan Alam, Outing Class PKBM Daarut Tauhiid Perkuat Jiwa Wirausaha dan Karakter Warga Belajar

BANDUNG – PKBM Daarut Tauhiid mengagendakan kegiatan Outing Class Pendidikan Kesetaraan pada Rabu, 21 Oktober 2026, dengan mengusung tema “Entrepreneurial Journey: Learning from Industry, Growing with Nature” atau Belajar dari Proses Industri, Bertumbuh Bersama Alam.

Kegiatan yang ditujukan bagi 120 warga belajar Paket A, B, dan C ini mengambil lokasi di Pabrik Arumanis Jenggot Naga dan Emaki Resort Lembang. Outing Class dirancang sebagai bentuk pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, pengalaman langsung, serta penguatan nilai-nilai keislaman.

Melalui kegiatan ini, warga belajar diharapkan memperoleh pengalaman pendidikan yang tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga mampu menghubungkan teori pembelajaran dengan praktik kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang kewirausahaan, lingkungan, dan keterampilan sosial.

Mengenal Dunia Industri dan Proses Kewirausahaan

Rangkaian pembelajaran diawali dengan kunjungan industri ke Pabrik Arumanis Jenggot Naga. Dalam sesi ini, warga belajar diarahkan untuk mengamati berbagai aspek kegiatan industri, mulai dari pengelolaan bahan baku, tahapan produksi, penggunaan peralatan, pembagian tugas, hingga proses pengemasan dan pengendalian mutu produk.

Melalui pengamatan secara langsung, warga belajar memperoleh kesempatan untuk memahami bahwa sebuah produk tidak hadir begitu saja, melainkan melalui proses yang membutuhkan perencanaan, keterampilan, kedisiplinan, kerja sama, serta tanggung jawab.

Selain observasi proses produksi, kegiatan juga mencakup pengenalan profil industri dan sesi tanya jawab. Aktivitas tersebut dirancang untuk memperluas wawasan warga belajar mengenai dunia usaha sekaligus melatih keberanian bertanya, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan mengolah informasi.

Pembelajaran kewirausahaan melalui kunjungan industri ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan produk, tetapi juga oleh etika kerja, konsistensi, kreativitas, dan kemampuan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Mengembangkan Kolaborasi melalui Tadabbur Alam

Setelah rangkaian kunjungan industri, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran luar ruang di Emaki Resort Lembang melalui aktivitas outbound bertajuk “Detektif Alam”.

Dalam aktivitas ini, warga belajar dibagi ke dalam kelompok untuk menjalankan misi eksplorasi lingkungan. Setiap kelompok diarahkan untuk berdiskusi, membagi peran, melakukan pengamatan, dan menyelesaikan tantangan secara bersama-sama.

Pendekatan tersebut menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, serta tanggung jawab individu maupun kelompok.

Tidak hanya berorientasi pada pengembangan keterampilan sosial, kegiatan ini juga mengintegrasikan nilai tadabbur alam. Warga belajar diajak mengamati lingkungan sebagai bagian dari upaya mengenal kebesaran Allah SWT melalui ciptaan-Nya.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Ali ‘Imran ayat 190:

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal.”

Melalui pendekatan ini, alam menjadi ruang pembelajaran yang mendorong warga belajar untuk berpikir, mengamati, mensyukuri nikmat Allah SWT, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Mendorong Pembelajaran yang Bermakna dan Berkelanjutan

Outing Class merupakan salah satu bentuk inovasi pembelajaran yang mendukung penguatan kompetensi warga belajar melalui pengalaman nyata.

Dengan menghubungkan kegiatan industri, kewirausahaan, interaksi sosial, dan pengamatan lingkungan, pembelajaran diharapkan menjadi lebih relevan dengan kebutuhan serta tantangan kehidupan.

Melalui kegiatan ini, PKBM Daarut Tauhiid berupaya menghadirkan pendidikan kesetaraan yang tidak hanya membekali warga belajar dengan pengetahuan akademik, tetapi juga membangun kemandirian, kreativitas, kepemimpinan, dan akhlak mulia.

Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam kelas. Dunia industri, alam, dan kehidupan sehari-hari juga dapat menjadi ruang pendidikan yang memberikan pengalaman, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kesadaran untuk terus belajar dan memberikan manfaat.

X