Share

Memakmurkan Masjid dengan Kehadiran dan Kepedulian

Ketika datang ke masjid, kita menggunakan tempat wudhu, menempati ruang shalat, dan bertemu jamaah lain. Di tempat yang sama, selalu ada kesempatan untuk belajar sekaligus memberi manfaat. Kehadiran kita dapat ikut membuat masjid menjadi tempat ibadah yang terawat dan nyaman bagi siapa pun yang datang.

Surah At-Taubah ayat 18 menyebut orang-orang yang memakmurkan masjid Allah sebagai mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan shalat, menunaikan zakat, serta tidak takut kecuali kepada Allah. Ayat ini mengingatkan bahwa memakmurkan masjid berkaitan erat dengan keimanan dan ketaatan kepada-Nya.

Membiasakan diri hadir untuk beribadah

Usaha memakmurkan masjid dapat dimulai dengan menjaga hubungan kita dengan ibadah di dalamnya. Bagi yang memiliki kesempatan dan kemampuan, usahakan hadir untuk shalat berjamaah. Persiapkan keberangkatan dengan baik agar kita tidak selalu datang tergesa-gesa, lalu segera pergi tanpa sempat berdzikir atau berdoa.

Kajian juga dapat menjadi kesempatan memperbaiki pemahaman agama. Datanglah dengan niat belajar, dengarkan materi dengan saksama, dan tanyakan bagian yang belum dipahami pada kesempatan yang disediakan. Setelah pulang, pilih satu pelajaran yang bisa diamalkan. Dengan begitu, ilmu yang diperoleh memiliki tempat dalam keseharian kita.

Membantu jamaah merasa diterima

Sebagian orang datang ke masjid dengan rasa canggung. Ada yang baru pindah lingkungan, baru belajar shalat, atau belum terbiasa mengikuti kajian. Sapaan yang ramah dan petunjuk yang jelas dapat membantu mereka. Kita tidak perlu mengetahui seluruh kisah hidup seseorang untuk menyambutnya dengan baik.

Jika ada jamaah yang belum memahami tata tertib, jelaskan dengan tenang. Saat orang tua membawa anak, bantu mereka memahami area yang sesuai dan tetap mengajak anak menjaga ketenangan. Teguran yang diperlukan hendaknya disampaikan dengan sopan, agar kesalahan dapat diperbaiki tanpa membuat orang enggan kembali ke masjid.

Merawat fasilitas bersama

Kepedulian terhadap masjid terlihat dari cara kita menggunakan fasilitasnya. Tutup keran setelah berwudhu, kembalikan mushaf ke tempat semula, dan letakkan alas kaki dengan rapi. Jika melihat kerusakan atau lantai yang licin, beritahukan kepada petugas agar dapat ditangani sebelum mengganggu jamaah lain.

Bagi yang ingin membantu lebih jauh, sampaikan kesediaan kepada pengurus. Ada orang yang dapat mendukung melalui infak, ada pula yang memiliki waktu atau keterampilan. Bantuan akan lebih berguna jika disesuaikan dengan kebutuhan masjid dan dikoordinasikan dengan baik. Sekecil apa pun tugasnya, kerjakan dengan sungguh-sungguh.

Masjid Daarut Tauhiid dapat kita makmurkan melalui kehadiran yang disertai adab dan kepedulian. Pada kunjungan berikutnya, mari membawa niat untuk beribadah dengan lebih baik sekaligus memperhatikan kenyamanan sesama jamaah. Kebiasaan ini bisa dimulai sejak kita melangkah masuk hingga meninggalkan masjid.

Rujukan: QS At Taubah ayat 18

X