Khataman Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib MABIT ke-7 Jadi Wadah Doa, Tadabbur, dan Sedekah Jamaah
Bandung – Rangkaian MABIT Masjid Daarut Tauhiid ke-7 diawali dengan pelaksanaan Khataman Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib yang berlangsung selama Kamis–Sabtu, 30 Juli–1 Agustus 2026 / 16–18 Safar 1448 H di Masjid Daarut Tauhiid, Bandung. Kegiatan ini menjadi sarana bagi jamaah untuk menyimak lantunan Al-Qur’an, memanjatkan doa, serta bersedekah atas berbagai hajat yang diharapkan kepada Allah SWT.
Khataman Al-Qur’an dilaksanakan secara berkesinambungan sejak pagi hingga sore hari dengan pembagian bacaan 30 juz yang dibawakan oleh para hafidz dan penghafal Al-Qur’an dari berbagai lembaga di lingkungan Daarut Tauhiid, di antaranya DKM Daarut Tauhiid, Baitul Qur’an Daarut Tauhiid, STAI Daarut Tauhiid, dan SMA DTBS.
Adapun para pembaca Al-Qur’an yang berpartisipasi dalam khataman ini yaitu:
- Ustadz Irwawan (BQ DT)
- Ustadz Rangga (BQ DT)
- Ustadz Ipan (BQ DT)
- Ustadz Dadan (BQ DT)
- Ustadz Umair (BQ DT)
- Ustadz Triona (BQ DT)
- Ustadz Fathan (DKM DT)
- Akhuna Naufal (BQ DT)
- Ustadz Rinaldi (BQ DT/STAI DT)
- Akhuna Athian (BQ DT)
- Ustadz Denial (BQ/STAI DT)
- Ustadz Dede (SMA DTBS)
- Ustadz Jiwar (DKM DT)
Setiap juz dibacakan secara bil ghoib (tanpa melihat mushaf) sesuai jadwal yang telah ditentukan. Jamaah yang hadir tampak khusyuk menyimak bacaan Al-Qur’an, mengikuti doa-doa yang dipanjatkan, sekaligus memanfaatkan kesempatan untuk menitipkan doa dan bersedekah sebagai bentuk ikhtiar spiritual kepada Allah SWT.
Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan Masjid Daarut Tauhiid yang rutin mengiringi pelaksanaan MABIT. Selain menghidupkan syiar Al-Qur’an, khataman juga menjadi media mempererat hubungan umat dengan Kalamullah serta menghadirkan suasana masjid yang dipenuhi lantunan ayat-ayat suci selama tiga hari berturut-turut.
Melalui Khataman Al-Qur’an 30 Juz Bil Ghoib ini, Masjid Daarut Tauhiid berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk mencintai Al-Qur’an, menghadiri majelis ilmu, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Semoga setiap ayat yang dibacakan menjadi keberkahan, menghadirkan ketenangan hati, serta menjadi wasilah terkabulnya doa-doa dan hajat seluruh jamaah.

