Pesiar dan Kunjungan Santri Baitul Quran DT, Momentum Menguatkan Silaturahmi dan Memantau Perkembangan Ananda
Bandung — Baitul Quran Pesantren Daarut Tauhiid Indonesia kembali memberikan kesempatan kepada para santri untuk bertemu dan berkumpul bersama keluarga melalui agenda Pesiar dan Kunjungan Santri pada Ahad, 23 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung pukul 06.00–15.00 WIB, dengan penjemputan di Kompleks Pesantren Daarut Tauhiid Gegerkalong dan pengantaran kembali ke asrama masing-masing.
Agenda ini menjadi salah satu bagian dari pembinaan santri, khususnya setelah menjalani masa awal kehidupan di pesantren. Setelah kurang lebih 40 hari menempuh proses adaptasi, belajar, penguatan ibadah dan interaksi bersama Al Quran di lingkungan Baitul Quran, pertemuan bersama keluarga menjadi momen untuk melepas rindu sekaligus memberikan ruang bagi orang tua untuk melihat perkembangan ananda secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, santri dan keluarga tetap mengikuti tata tertib pesiar dan kunjungan yang telah ditetapkan Baitul Quran DT. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari pembinaan agar agenda bersama keluarga tetap berjalan tertib, serta tidak mengganggu proses pendidikan dan pembinaan santri yang telah dilaksanakan. Dengan demikian, pesiar bukan hanya sebatas waktu untuk bertemu, tetapi juga menjadi sarana belajar menjaga tanggung jawab dan adab sebagai santri.
Sejumlah orang tua dan wali santri pun menyampaikan kesan positif setelah melihat perubahan ananda selama kurang lebih 40 hari pertama mondok. Mereka merasakan adanya perkembangan dalam kemandirian, kedisiplinan, ibadah, akhlak, serta kebiasaan berinteraksi dengan Al Quran.
Salah seorang wali santri mengungkapkan rasa syukurnya karena melihat ananda mulai lebih tertib dalam menjalankan aktivitas dan memiliki semangat yang lebih baik dalam belajar maupun beribadah. Perubahan-perubahan sederhana tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga yang menitipkan amanah pendidikan kepada Baitul Quran DT.
Selain agenda kunjungan, Baitul Quran DT juga mengundang Ayah Bunda untuk hadir dalam Kajian dan Mabit Qurani yang dilaksanakan di Masjid Daarut Tauhiid Bandung, yang dilaksanakan pada Sabtu malam sehari sebelum agenda pesiar dilaksanakan. Melalui rangkaian kegiatan ini, sinergi antara orang tua dan pondok diharapkan semakin kuat dalam mendampingi perjalanan ananda menjadi generasi yang dekat dengan Al Quran, berakhlak mulia, dan istiqomah dalam kebaikan. [ATS]

