Share

Kajian Sehati Faraidh DT Jakarta: Bekali Jamaah dengan Ilmu Waris untuk Cegah Sengketa Keluarga

Jakarta — Majelis Sehati Daarut Tauhiid Jakarta sukses menyelenggarakan Kajian dan Workshop Faraidh (Ilmu Waris) bertajuk “Jangan Wariskan Sengketa” pada Ahad, 5 Juli 2026, di Aula Masjid Daarut Tauhiid Jakarta. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–15.00 WIB ini menghadirkan Ustadz Isnan Ansory, Lc., M.Ag. sebagai pemateri.

Kajian ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman umat Islam terhadap ilmu faraidh atau ilmu pembagian waris sesuai syariat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk mempelajari ilmu faraidh karena termasuk ilmu yang sangat penting dan dikhawatirkan akan semakin ditinggalkan menjelang akhir zaman.

Sebanyak 20 peserta mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Jumlah peserta yang tidak terlalu besar membuat suasana kajian berlangsung lebih interaktif, sehingga peserta leluasa berdiskusi dan berkonsultasi langsung dengan pemateri.

Selama kurang lebih tujuh jam, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai dasar-dasar hukum waris dalam Islam, tetapi juga mengikuti sesi praktik menghitung pembagian harta warisan, memahami hak setiap ahli waris, serta mempelajari penyusunan wasiat yang sesuai dengan ketentuan syariat.

Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa ilmu faraidh bukan sekadar pembahasan tentang pembagian harta, tetapi juga merupakan ikhtiar menjaga keadilan dan keharmonisan keluarga. Dengan pemahaman yang benar, harta peninggalan diharapkan menjadi sarana menghadirkan keberkahan, bukan menjadi penyebab perselisihan di antara ahli waris.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta menyampaikan apresiasi atas materi yang diberikan dan berharap kajian serupa dapat kembali diselenggarakan dengan tema-tema lain yang berkaitan dengan hukum Islam dan kehidupan keluarga.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Pelajarilah ilmu faraidh dan ajarkanlah, karena sesungguhnya ilmu faraidh adalah setengah dari ilmu.”
(HR. Ibnu Majah).

Semoga ilmu yang diperoleh dalam kajian ini menjadi amal jariyah bagi seluruh peserta serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat. Majelis Sehati Daarut Tauhiid Jakarta juga berharap kegiatan-kegiatan edukatif seperti ini dapat terus menjadi sarana meningkatkan literasi keislaman dan memperkuat pemahaman umat terhadap ajaran Islam yang menyeluruh.

X